Saturday, 10 August 2019

Ini Langkah Pemerintah Agar Anak-Anak Hebat Indonesia Tidak diambil Negara Lain

Kepala Staf Presiden Indonesia (Purnawirawan) Moeldoko mengatakan, pemerintah sedang mempersiapkan rencana pengelolaan bakat nasional. Proyek ini harus mendaftarkan dan melindungi anak-anak Indonesia yang besar agar tidak diculik oleh negara lain.

"Jadi sekarang pemerintah sedang mempersiapkan desa manajemen bakat strategis besar atau manajemen bakat nasional, kami mendekati akhir, ya, kami sedang menunggu untuk kemudian dikompilasi bahwa ia memiliki database data tentang anak-anak Indonesia yang besar, "kata Moeldoko di kampus. C, Universitas Airlangga, Surabaya, Sabtu (8/10/2019).
"Kita akan mengenalinya nanti, itu bisa berasal dari budaya, olahraga, sains, teknologi, dll.," Tambah mantan Panglima TNI itu.

Baca Juga :

Informasi Terupdate
Berita Olahraga Terkini
Kumpulan Berita Terbaru Dan Terkini Saat Ini
Seputar Berita Paling Update Dan Tebaru
Kumpulan Berita Menarik Dan Unik Saat Ini
Kumpulan Berita Terunik Hari Ini
Seputar Berita Terbaru Dan Terlengkap
Kumpulan Berita Paling Mantap Dan Hot
Berita sepak bola terupdate dan terkini
Kumpulan Berita Sport Paling Update Dan Populer
Berita Sepak Bola Terupdate
Informasi Seputar Makanan Serta Kumpulan Berita Menarik
Berita Sepakbola, Live Scores, Hasil & Transfer Terupdate
Kumpulan Berita Paling Update Dan Menarik
Informasi Terkini Dunia Olahraga Dan Berita Unik
Berita Kuliner Unik Terbaru Dunia
Info Berita Unik Dunia Kuliner dan Kesehatan
Berita Selebriti Top Dunia
Seputar Berita Paling Hot Dan Terupdate

Dengan mendaftarkan anak-anak hebat di sana, Moeldoko mengatakan, negara akan memanfaatkannya sehingga juga bisa menjadi faktor pengungkit ekonomi. Sementara anak-anak ini dibawa pergi oleh negara lain.

"Jika kita memiliki anak besar, kita dapat mengumpulkan mereka dalam arti bahwa kita adalah basis data, dan negara itu akan dikapitalisasi oleh negara ini, yang akan menjadi pengungkit ekonomi," kata Moeldoko.

"Sejauh ini, kami telah mengakui banyak anak-anak hebat yang kekayaan intelektualnya telah dicuri oleh negara-negara asing, jadi kami berharap bahwa di masa depan tidak akan terjadi apa-apa," katanya.

Moeldoko berharap pengumpulan data dapat dilakukan secepatnya pada tahun 2020. Memang, desainnya sekarang hampir selesai.

Baca juga:

>>> Situs JudiJudi OnlineSitus Judi OnlineAgen Judi Online
>>> m88m88 terbarum88 mobilem88 indonesiadaftar m88,m88 taruhan bola online
 >>> w88w88 mobilew88 slotw88asik
 >>> bola88daftar bola88live chat bola88bola88 liveonline live bola88cintabola88
 >>> poker88judi poker88agen poker88situs judi poker88
 >>> nagapokernagapoker88nagapoker99
 >>> pokerclub88pokerclublive chat pokerclub88pokerclub88 androidreferral pokerclub88 , daftar pokerclub88cara deposit pokerclub88
 >>> king4d , login king4dking4d waplink alternatif king4dking4d livedaftar king4d ~ Agen Togel Terpercaya ~ Togel Online Informasi Terupdate Dunia Berita

"Saya berharap 2020 akan beroperasi, tidak, karena hampir berakhir," kata Moeldoko.
Jadi, bagaimana proses seleksi dan apa indikasi untuk anak yang lebih besar? Moeldoko belum bisa menjelaskannya. Karena dia selalu teratur dan menentukan apa kriteria untuk anak besar.
"Yah, kita tidak bisa mengatakan itu sekarang, nanti akan ada periodisasi dan kita akan mencari tahu dan menerapkannya," lanjutnya.

"Dari desain yang kami kembangkan, kami akan menentukan kriteria, indikator, semua akan ditentukan di sini, dan nanti, anak-anak yang dipilih akan benar-benar memiliki spesifikasi yang mereka miliki," Moeldoko menyimpulkan.

Detik.com

No comments:

Post a Comment

Biodata & Profil Siyeon (시연) “Dreamcatcher”

Biodata & Profil Siyeon (시연) “Dreamcatcher” , Biodata & Profil Siyeon (시연) “Dreamcatcher” Berita Biodata & Profil Siyeon (시연) “...